SERAGAM SEKOLAH TIDAK DIKOORDINIR DIKNAS
Menanggapi isi berita di beberapa media mengenai seragam sekolah untuk siswa baru, Drs. Juli Subianto, MM Kadinas Infokom Surabaya mengatakan, bahwa masalah seragam sekolah tidak dikoordinir oleh Diknas Surabaya. ¿Semua kebutuhan Sekolah sudah ditentukan oleh Sekolah masing-masing dengan Komite Sekolah berdasarkan kondisi dan kebutuhan yang sesuai¿, demikian penjelasan Juli.
Menurut Juli Subianto, Dinas Pendidikan Surabaya tidak pernah menentukan kebutuhan sekolah, tetapi menghimbau dan meminta agar semua sekolah mempertimbangkan segala biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan. ¿ Dan yang terpenting seluruh biaya yang ditentukan oleh sekolah tersebut tidak membebani dan memberatkan para orang tua murid¿, lanjut Juli.
Mengenai isi berita tentang pertemuan Dinas Pendidikan dan Dewan di Restoran Agis, Drs. Juli Subianto, MM memberikan penjelasan bahwa tidak benar pertemuan itu membicarakan masalah Diknas terkait masalah seragam sekolah.
¿Itu hanya pertemuan informal saja¿ jelas Juli. ¿Secara kebetulan, Diknas pada hari itu (21/7) melakukan sidak MOS dibeberapa sekolah di daerah Surabaya Selatan, dan setelah sidak mereka makan siang di Restoran Agis¿. Lanjutnya.
Bersamaan dengan itu, menurut Juli, Herman Rivai menelpon Kepala Dinas Pendidikan Surabaya menanyakan hasil sidak MOS yang dilakukan oleh Diknas. ¿Oleh Pak Parno, dijelaskan kalau Diknas baru saja sidak, dan MOS berjalan dengan baik serta tidak ada perpeloncoan. Karena Pak Parno saat itu sedang makan siang bersama staff, maka beliaupun mengundang Pak Herman Rivai untuk makan siang bersama, tanpa ada maksud yang lain¿ Kata Juli.
Juli juga menjelaskan, bahwa saat itupun secara bersamaan rombongan dari Prop. Jawa Timur bersama bupati Sidoarjo serta beberapa wartawan juga makan siang di Restoran Agis.
¿Jadi, pertemuan itu hanya bersifat informal saja, tidak membahas agenda apapun¿ kata Juli Subianto.
23-07-2004 14:41:14
Referensi : http://www.surabaya.go.id/